13 Agustus 2010

LIPI: Papua Bisa Bernasib Sama dengan Timor Leste

VHRmedia, Jakarta – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memprediksi Papua memiliki potensi bernasib sama dengan Timor Leste. Meningkatnya kasus kekerasan dan pembangunan sosial ekonomi yang tidak merata dikhawatirkan memaksa pemerintah mengambil jalan referendum seperti dalam kasus Timor Timur (sekarang Timor Leste).
Pemerintah pusat, terutama Kementerian Koordinasi Politik Hukum dan HAM, terjebak dalam kepentingan integritas negara kesatuan, UU Otonomi Khusus, dan mengabaikan akar konflik di Papua. Pemerintah belum melakukan otokritik dan koreksi atas kegagalan kebijakan politik, hukum, dan keamanan di Papua.
”Kekhawatiran utama tim Papua LIPI jika pemerintah gagal mengatasi konflik akan dipaksa oleh keadaan seperti Timor Timur,” kata Muridan S Widjojo, ketua tim peneliti LIPI, dalam peluncuran buku Papua Road Map, Kamis (12/8).
Menurut Muridan, hilangnya kepercayaan antara institusi di Jakarta dan Papua membuat kepemimpinan politik dan praktik pemerintahan tidak efektif. ”Papua dan Jakarta hanya saling menyalahkan. Terhalang untuk menemukan jalan keluar.”
Muridan menilai konflik Papua harus diselesaikan melalui dialog Jakarta - Papua. Karena, pemerintah pusat dan warga Papua memiliki perbedaan pandangan soal akar masalah di Papua serta cara mengatasinya. ”Kalau hubungan politik buntu, jalan kekerasan makin terbuka. Tanda-tanda kekerasan politik terbukti terus meningkat,” katanya.

Tidak ada komentar: